Ujian Pemimpin bisnis ketika berada di “Jalur Y”
Kecapakapan seseorang dalam memimpin perusahaannya bukan hanya dinilai dan dilihat dari sisi pertumbuhan incomenya saja, melainkan dari sisi terdalam sang pemimpin tersebut. Sebab pertumbuhan income adalah sebagian kesuksesan dari disiplin team marketing, sinergi antar para SDM lainnya dan faktor pasar yang sedang membawa “angin positif” bagi perusahaannya pada saat itu. Namun, di tahun2 berikutnya kemerosotan perusahaan bisa saja terjadi karena desakan2 faktor luar ke dalam tubuh perusahaan yang tidak bisa diduga & dielakkan. Disinilah pemimpin bisnis sejati akan diuji kemampuannya dalam memimpin perusahaannya. Jika tidak sanggup mengatasai permasalahan bisnisnya maka bangkrutlah perusahaan itu. Itulah sebabnya mengapa Jack Welch, CEO GE yang tersohor di dunia itu sering memecat para manajernya yang tidak sanggup menyelesaikan masalah terhadap tugas2 yang diberikannya.
Berikut adalah contoh kecil kisah tentang “Apakah yang harus dilakukan para pemimipin bisnis dalam menyelesaikan sebuah masalah bisnis. terutama dalam mengcreate peluang bisnis baru“. Sebuah serial TV USA, “The Apprentice”, yang diproduksi oleh Donald Trump, raja property USA, CEO Trump Organization. Peserta The Apprentice adalah para pengusaha dan pemimpin perusahaan di Amerika. Mereka diadu ketangkasannya dalam kemampuan memanage perusahaan. Setiap sesi dibagi dua kelompok yang masing-masing terdiri dari beberapa orang peserta. Pemenangnya adalah orang yang dapat memberikan ide bisnis dan argumen yang terbaik setelah “disidang” di depan dewan juri dan adu argumentasi dengan para peserta lainnya. Soal yang diberikan adalah sangat sederhana, yaitu “Produk mainan apa yang laku buat anak-anak di pasaran?” . Lalu apa pendapat mereka? Ada yang memilih mobil-mobilan, robot-robotan, remote control, mereka memperdebatkan soal desain, warna, bentuk, manfaat, faktor kenyamanan, faktor kebosanan, nilai ketertarikan, dan lain-lain. Jawaban yang benar adalah ketika produk mereka diuji dengan cara memberikannya kepada anak-anak, apakah mainan itu ditinggalkan, ataukah mainan itu dibilang bagus, dan disukai anak-anak tersebut. Jawaban mereka seolah-olah benar semua, tapi hanya ada 1 orang yang dipilih sebagai pemenang. Sederhana untuk dijawab tapi tidak sesederhana itu untuk dicari jawaban yang terbaik.
Ujian yang sering dialami seorang pemimpin bisnis adalah bagaikan sedang berada di jalur Y yang bisa menuju ke arah kiri atau kanan, ketika dihadapkan pada pertanyaan penting, “Apakah saya harus begini ataukah saya harus begitu”. Kemampuan menjawab antara yang benar dan yang salah diibaratkan bagaikan setipis sebuah rambut yang dibelah menjadi 7. Kesalahan dalam mengambil kebijakan, dapat berakibat fatal. Sejarah mencatat ketika PD II, kekuatan US semakin mengganggu kenyamanan Jepang dalam menjajah di wilayah Asia, Jepang harus dihadapkan 2 pertanyaan penting, Apakah melawan US atau mengalah terhadap US? Jawabannya adalah menyerang Pearl Harbour, yang berarti menyerang US. Keputusan ini berakibat jatuhnya Jepang dan kehilangan jajahannya di wilayah Asia Pasifik, dengan jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Bagaimana dengan manajemen perusahaan anda? Sudahkah anda membuat jawaban yang benar ketika anda sedang berada di “jalur Y” ? Selamat berjuang dalam menemukan jawabannya bagi kesuksesan bisnis anda.
Posted on January 17th, 2010 by admin
Filed under: bisnis, peluang
